Menu Close

Apabila Thermostat Bermasalah

APV mendadak menunjukkan tanda siaga 1 (posisi indikator suhu di posisi “H”).  Hawa panasnya mesin berlebih,  air didalam tangki cadangan hampir penuh ( hanya batas maksimum aja). Meskipun di buang limpahan air cadangan radiator tersebut ke batas normal. Start mesin lagi, indikator tetap merah (di posisi “H”) dan air cadangan tersebut nambah lagi (arus balik kali ya?).
Setelah diperiksa dengan alat SDT kearah Radiator mampet atau thermostat bermasalah (atau keduanya).
Besok paginya mulai lah langkah pertama, ganti thermostat, kalau masih panas lebih ya, radiator harus dipermak, dioprek-oprek.
Harga thermostatnya cuma Rp 130.000, coolant Rp 80.000 tapi ongkos bongkar pasangnya sebesar Rp 300.000.
Overheat penyebabnya banyak komponen (selain tadi, water pump, kekurangan cairan, mampetnya kapiler pendingin mesin dll).
Thermostatnya  diganti (sebelum merembet yg lain), Kalau sampai merambat ke Cylinder head, gejala ringan CH akan kribo harus di rebounding dan dananya 2 juta tapi kalau berat, CH nya harus ganti dananya 7 juta.
Thermostat APV :

APV thermostat, part number : 17670-76A01
1. Pandangan dari bawah :
Ada 2 jenis logam yg berbeda, yg ditengah warnanya kekuningan dan yg disampingnya warna perak (silver). Kedua jenis logam ini tidak saling bersinggungan kecuali pada bagian ujung atasnya saja. Daya muai dari kedua jenis logam ini sangat berbeda terhadap panas disekitarnya.
2. Pandangan dari samping :
Logam silinder yg berwarna kekuningan ini juga dibalut oleh sebuah pir spiral dan tidak saling bersinggungan. Bagian logam sylver bagiab atas (dibawah ring karet) terdapat lubang kecil (ada pentilnya)ber diameter 4-5 mm yg berfungsi mengalirkan air dari radiator skala kecil.
3. Pandangan dari atas :
Paling ujung adalah tempat pertautan antara kedua jenis logam tsb.
Kalau diurut mulai dari tengah ke pinggir, a. tongkat pertautan antara 2 jenis logam yg berbeda, b. ring karet, c. lingkaran logam kekuningan, d. ring karet, e. logam berwarna sylver (tertera 82 derajat Celsius dan samar2 lubang pentil pd arah jam 06.00), dan f. ring karet.
Cara kerja thermostat
Bilamana mesin dalam keadaan dingin (maksudnya sebelum mencapai 82 derajat), diantara logam warna kuning dan warna perak tidak ada celah tapi air dari radiator masih bisa mengalir skala kecil melalui lubang pentil tersebut. Bilamana temperatur sudah mencapai +/-82 derajad, mulai terjadi perbedaan daya muai dari kedua jenis logam tersebut sehingga mulai terjadi celah diantara logam kuning dan perak, air dari radiator mengalir dari 2 titik, dari lubang pentil dan celah tersebbut. Semakin tinggi temperatur (diatas 82 derajat) semakin lebar celah yangg terjadi karena perbedaan pemuaiannya dan semakin banyak air yang mengalir melalui celah tersebut.
Kelainan yg terjadi pada thermostat di mobilku
Pada pandangan dari samping, pada logam warna kekuningan terdapat baret baret, tanda adanya gesekan dengan per spiral, atau adanya gesekan dengan logam warna perak. Hal ini menunjukkan adanya abnormalitas, seharusnya memuai searah dengan sumbunya tapi pada kasus ini arahnya miring sehingga mudah terjadi kemacetan sehingga buka tutupnya celah tidak sejalan dengan kenaikan temperatur suhu mesin.
Kata mekanik nih (Amir kan bukan mekanik), thermostat secong ini coba dimasukin ke air mendidih, lihat bagian atasnya akan terdapat celah, jalan air radiator dan bila suhu airnyamenurun kurang dari 82 derajat, celah itu akan tertutup kembali.

    • Categories: MESIN
Follow by Email
YouTube
Instagram